Archive for January, 2009

Pelatihan MC di TBM Mawar

Kali ini ada acara yang menarik yang diadakan TBM Mawar, acaranya unik yaitu Pelatihan MC. Wah menjadi Master of Ceremony ternyata susah juga, dibutuhkan psikologi yang kuat dan bahan bicara yang tepat. Kalau kondisi psikologi kita jelek pasti diatas panggung kita akan menjadi loss of confident, dan meskipun kita punya banyak bahan namun tidak bisa mengeluarkannya. Begitu juga kalau kita sudah confident didepan umum, eh ternyata kita tidak punya bahan atau materi yang akan kita bawakan, ya asal berdiri deh.

Pelatihan ini dihadiri tak kurang dari 50 peserta, yang terdiri dari Ibu-ibu dan remaja putri. Narasumber sangat respek dengan antusiasme para peserta, sampai-sampai Narasumber kwalahan menjawb berbagai pertanyaan yang diajukan peserta. Ya semoga menjadi pelatihan yang bermanfaat dan memberikan sumbangan peningkatan mutu bagi warga disekitar TBM Mawar, amin

Posted by trie on January 29th, 2009 .
Filed under: Kegiatan | No Comments »

Diskusi Reboan Dewan Kota

Diskusi Reboan Dewan Kota Surabaya kali ini membahas mengenai “Percepatan Pengembangan Ekonomi Kreatif untuk Pemberdayaan Masyarakat”. Acara berlangsung sangat menarik karena melibatkan tokoh-tokoh yang antusias dalam pengembangan masyarakat, seperti Didik Sahadi dari Disperindag, Yuli dari LSM alit, dan Wiwik Wijayanti dari Dinas Pariwisata.

Peserta yng hadir kurang lebih 50 orang perwakilan dari berbagai LSM dan masyarakat umum di Surabaya. Menghasilkan kesepakatan akan diadakannya kordinasi ulang untuk memaksimalkan langkah pengembangan ekonomi di Taman Bungkul pada tanggal 8 Pebruari 2009. Serta mengagendakan acara Car Free Day di Taman Bungkul pada tanggal 22 Pebruari 2009.

Beberapa tokoh msyarakat menyambut baik program ini, karena diharapkan dapat menolong masyarakat dalam mengembangkan usahanya, serta dapat meningkatkan perekonomian masyarakat yang berimbas pada penguatan usaha-usaha baik skala mikro maupun makronya.

Posted by trie on January 28th, 2009 .
Filed under: Berita | No Comments »

One place, more activity

DSCN3933.JPGBertempat di depan gedung serbaguna Balai RW I, Menur pumpungan, Mobil Pustaka Sampoerna melakukan layanan kegiatan baca ditempat, kegiatan ini menindaklanjuti permintaan dari para mahasiswa UNAIR yang kebetulan melakukan program KKN diwilayah ini, para mahasiswa di tempat ini berkeinginan menghidupkan kembali TBM ” Taman Bacaan Masyarakat ” yang telah ada sebelumnya, DSCN3907.JPGtetapi kondisinya yang sekarang udah tidak ada aktifitas lagi, salah satu faktor penyebabnya yaitu tidak adanya tenaga relawan terlatih untuk pengelolaan taman bacaan di tempat ini, untuk ini Pak RW selaku pimpinan wilayah bersedia mencarikan tenaga relawan yang nantinya akan diberikan sedikit bekal oleh Team YPPI atas permintaan dari teman - teman mahasiswa UNAIR, ada juga kegiatan lain yang nantinya akan dilakukan di TBM selain cuma peminjaman dan pengembalian buku, diantaranya pelatihan pembuatan kerajinan dari bahan bekas, kegiatan pelayanan masyarakat di RW I ini dari mulai pukul 17.00 - 21.30.

Posted by trie on January 24th, 2009 .
Filed under: Berita | No Comments »

Kerajinan Kain Flanel di TBM Mandala Bangsa

kainflanel-tbm-Mandala-Bulukandang.jpgMembuat Kerajinan dari kain flannel ini sangat digandrungi dan bahkan lagi booming di TBM – TBM dan STO Pasuruan. Hal ini terbukti dari beberapa kegiatan yang telah dilakukan di beberapa TBM selalu tidak ketinggalan pembuatan kerajinan dari kain flannel. Memang hasil dari kain flannel ini bisa digunakan untuk bisnis. Misalnya saja di TBM Mandala Bangsa, desa Bulukandang, Kec. Prigen, Pasuruan, telah membuat  kerajinan  oleh pengurus dan  pengunjung. Mereka telah mampu menjual lebih dari 15 buah kerajinan yang telah dibuat dalam kurun waktu kurang dari satu minggu. Read the rest of this entry »

Posted by trie on January 19th, 2009 .
Filed under: TBM | No Comments »

Donatur buku untuk YPPI

DSC01565.JPGSudah menjadi komitmen bagi BNP ( Badan Nasional Propinsi ) untuk menjadi donatur tetap bagi YPPI, pada kesempatan ini BNP menyumbangkan koleksi buku untuk yang kedua kalinya, kegiatan ini dilakukan setiap bulan sekali, diharapkan wawasan masyarakat akan bertambah tentang bahaya penggunaaan narkoba dengan adanya sumbangan buku ini.

Posted by trie on January 18th, 2009 .
Filed under: Uncategorized | No Comments »

Monitoring Sudut Baca di Ds. Pulai Gading

Kerasnya medan yang dilalui, tidak membuat team berkecil nyali, justru terpacu untuk dapat sampai ditujuan dan melibas jalanan yang ada.
Desa Pulai Gading, salah satu tempat dari 7 ( tujuh ) Sudut Baca yang termasuk dalam Program Pertamina - JOB HESS bekerjasama dengan Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia, team berkunjung untuk memonitor kegiatan Sudut Baca yang ada sekarang

Posted by trie on January 13th, 2009 .
Filed under: Kegiatan | No Comments »

BANGGA MENJADI PUSTAKAWAN

Dear Pustakawan YPPI yang saya cintai
BANGGALAH MENJADI PUSTAKAWAN, dengan kalimat tersebut maka Saya teringat bahwa dari 7 mandat pendiri YPPI salah satunya adalah “YPPI sebagai agen bagi pustakawan untuk menatap masa depan” Read the rest of this entry »

Posted by trie on January 13th, 2009 .
Filed under: Berita | No Comments »

Kunjungan ke Perpustakaan Keliling Mitra Tema

IMGP1927a.jpgRumahnya sederhana, berada diantara rumah-rumah penduduk desa Demen yang juga sederhana, beralamat di RT 04 Jati Sriharjo Imogiri Bantul. Memakai baju putih lengkap dengan kopyahnya, Pak Sumanto menyapa peserta studi banding dengan senyum ramah tamah. Peserta studi banding pun turun seakan menatap dunia baru, suasana pedesaan yang khas dengan persawahan dan pegunungan yang membatasi cakrawala.

Pak Sumanto adalah ketua dan pendiri Perpustakaan Keliling Mitra Tema. Perpustakaan keliling ini sebelumnya diangkut dengan sepeda onthel, setelah mendapatkan sumbangan dari pemerintah daerah Yogyakarta, saat ini perpustakaan kelilingnya mempunyai box yang lebih besar dan ditarik memakai sepeda motor. Sepeda onthel yang bersejarah sekarang menjadi pajangan didepan rumah, digantung untuk member kesan betapa perjuangan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dapat dimulai dengan kondisi apapun juga.IMGP1928.jpg

Sebelum peserta studi banding seperti biasanya langsung melontarkan pertanyaan, Pak Sumanto sudah terlebih dahulu memberikan keterangan yang mengesankan mengenai perpustakaan keliling yang dimilikinya. Peserta malah hanya bisa “manthuk-manthuk” mengiyakan keterangan Pak Sumanto. Pertanyaan yang sudah disiapkan, tanpa diutarakan sudah terjawab langsung dengan keterangan-keterangan Pak Sumanto.

Perpustakaan keliling ini menurut Pak Sumanto berawal dari kesadaran akan hadirnya globalisasi yang mau tidak mau harus dihadapi karena akan masuk ke segenap bagian masyarkat Indonesia, sedangkan kebanyakan masyarakat di sekita Pak Sumanto belum siap menghadapi era yang membutuhkan kualitas pendidikan dan pengetahuan lebih. Sadar akan hal itu Pak Sumanto segera meninggalkan pekerjaan sebelumnya yang sebenarnya cukup mapan. IMGP1935.jpg

Pak Sumanto merasa perlu sekali untuk membantu meningkatkan kualitas masyarakat sejak dini, mulailah dia membuat gerobak yang sedianya akan digunakan untuk mengangkut buku-buku yang telah dikumpulkannya. Pak Sumanto berkeliling dengan sepenuh hati untuk dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dihampirinya pusat-pusat keramaian, seperti musholla, sekolah, pasar, pesantren. Awalnya masyarakat menganggap aneh kegiatan Pak Sumanto berkeliling sepeda onthel sambil mengangkut perpustakaan keliling. Sambil tersenyum Pak Sumanto malah berkelakar, “nggeh ngaten niki mung tiyang edang kang gelem nglampahi (ya cuma orang gila yang mau seperti ini),” disambut ketawa cekikikan peserta studi banding.

IMGP1934.jpgKeihlasan yang menjadi titik pijak pak Sumanto ternyata membuahkan hasil yang luar biasa, masyarakat sekitar ibu-ibu dan anak-anak banyak yang merespon dan menyambut baik perpustakaan keliling pak Sumanto. Yang tidak kalah penting adalah datangnya para donatur. Setelah bencana Gempa tahun 2006, banyak sekali donatur yang memberikan sumbangan kepada perpustakaan keliling Pak Sumanto. Diantaranya adalah dari Pemda Bantul , para wartawan koran dan televisi yang meliput, dan lain-lain.

Figur luar biasa seperti Pak Sumanto ini dapat menjadi teladan yang sangat baik dalam mengelola perpustakaan, sehingga dalam pengembangannya, TBM dan STO dapat mencontoh kerelaan diri dalam mengemban amanat untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena dengan kerelaan ternyata membuahkan hasil yang luarbiasa.

Posted by trie on January 8th, 2009 .
Filed under: Kegiatan | No Comments »

Kunjungan ke IVAA (Indonesian Viasual Art Archieve)

IMGP1840.jpg“Warung Mbak Ivaa, lho katanya ke perpustakaan IVAA kok dibawa ke warung Mbak IVAA.” Begitulah celetuk salah satu peserta ketika bus Studi Banding membelok di tikungan rumah warga pas di sebuh warung bertulis “Warung Mbak Ivaa.” Setelah turun ternyata baru diketahui bahwa Perpustakaan IVAA ada disebelah warung itu. Perpustakaan IVAA atau tepatnya pusat dokumentasi seni visual ternyata mempunyai gedung yang lumayan besar dan dokumentasi luar biasa. Dokumentsi yang telah dikoleksi memang hanya yang berhubungan dengan dokumentasi seni, akan tetapi sangat banyak dan terdokumentasi dengan baik.

IVAA yang terletak di Jl. Patehan Tengah No. 37 Yogyakarta seakan melengkapi keunikan aktivitas Yogyakarta yang lebih dekat dengan nuansa seni, sampai-sampai, garasi di sebelah rumah yang telah tidak terpakai lagi disulap menjadi ruang galleri seni macam-macam. Ada koleksi surat-surat kuno tahun 60-an, poster dan pamflet kesenian yang masih berupa tulisan tangan dan ketik manual. Semuanya tersusun rapi dan kesan artistiknya sangat mengesankan. Ibu-ibu peserta sampai geleng-geleng kepala ketika melihat seni instalasi dari bahan kabel-kabel bekas yang tersusun sedemikian rupa dan menjadi bentuk seni yang unik dan menarik.IMGP1846.jpg

Selain bermacam keunikan yang diekspose IVAA, sebagaimana kebutuhan awal mengenai penyerapan ilmu yang dapat diperoleh dari IVAA, para peserta Studi Banding tidak menjadi terlena dengan keasyikan penampilan IVAA. Mereka antusias sekali melontarkan banyak pertanyaan kepada Tovic D. Raharja salah satu librarian yang menjadi pemandu para tamu saat itu. Dasar memang pemandunya ganteng, peserta menjadi semakin antusias menanyakan ini itu sampai Tovic kewalahan. Ibu-ibu dengan lugas menanyakan darimana saja sumber dana IVAA sehingga dapat melakukan dokumentasi dengan baik dan dengan siapa saja bermitra. Dalam hal dokumentasi IVAA ternyat mendapatkan fund dari HIVOS Belanda, selebihnya yang digunakan untuk operasional lebih banyak dihasilkan dari hasil pameran karya seni, dan tidak hanya itu, warung Mbak Ivaa ternyata adalah salah satu fund rising juga, yang memberikan pendanaan operasional setiap hari. Kunjungan ke IVAA menjadi semakin menarik karena makan siang yang disediakan panitia langsung bersantap di Warung Mbak Ivaa. Semoga niat baik ini menjadikan IVAA semakin sukses dan Peserta studi banding mendapatkan manfaat yang banyak, bahkan kalau bisa ide pembuatan warung akan sangat menarik untuk membantu penguatan pendanaan TBM dan STO.

Posted by trie on January 8th, 2009 .
Filed under: Kegiatan | No Comments »

Studi ke Perpustakaan Kota Yogyakarta

IMGP1742.jpgKunjungan pertama yang dilaksanakan pada program Studi Banding adalah ke Perpustakaan Kota Yogyakartan yang terletak di Jl. Suroto No. 9 Kotabaru Yogyakarta. Perpustakaan ini cukup luas terdiri dari dua lantai, lantai bawah berisi koleksi buku dan administrasi, sedangkan untuk lantai atas digunakan sebagai ruang pertemuan. Mempunyai 8 Rak besar dan 3 rak kecil, terdapat ruang baca cukup luas dengan 12 meja dan 24 kursi, lengkap dengan toiletnya. Kelompok A yang mempunyai tugas untuk melakukan studi di perpustakaan kota Yogyakarta ditemui oleh pengurus perpustakaan setempat dan diarahkan ke lantai dua, tempat dimana akan dilaksanakan diskusi dengan pengurus perpustakaan kota Yogyakarta.

IMGP1820.jpgIbu Sri Sulastri yang menjadi kepala perpustakaan menguraikan panjang lebar mengenai keadaan dan kegiatan-kegiatan yang berlangsung di Perpustakaan Kota Yogyakarta. Meski baru menjabat, ibu ketua dapat menjelaskan dengan detail rangkaian kerja baik yang sudah dilaksanakan maupun yang masih diagendakan. Di bantu oleh Ibu Wulandari yang menjabat kepala perpustakaan pereode sebelunya, peserta mendapatkan informasi yan luarbiasa, karena pada saat Ibu Wulandari menjabat kepala, Perpustakaan Kota Yogyakarta pernah mendapatkan Juara II lomba story telling SD tingkat Nasional.

Peserta studi banding TBM dan STO Jawa Timur, juga mempunyai bahan-bahan pertanyaan yang lugas dan dalam, sehingga dapat mengorek banyak keterangan dari pemaparan kedua narasumber tersebut. Rofi’I dari STO Pasuruan melontarkan pertanyaan yang sejak awal sudah menjadi buah bibir bagi para peserta, “bermitra dengan siapa saja ya Perpustakaan Kota Yogyakarta, kok beberapa kegiatan dapat terlaksana dengan baik, dan bahkan sampai mendapat Juara II tingkat Nasional ?”, katanya. Ibu Wulandari mengatakan bahwa semua itu terapai karena Perpustakaan Kota Yogyakarta tidak sungkan-sungkan untuk melakukan kerjasama dengan LKMM, dan mengadakan banyak kegiatan seperti diskusi-diskusi , bedah buku, membuat news letter dll.

Pada kunjungan pertama ini, peserta cukup mendapatkan banyak informasi yang sangat bermanfaat, demi pengembangan TBM dan STO ketika kembali ke Jawa Timur. Dan semoga kunjungan di Perpustakaan Kota Yogyakarta ini menjadi awalan yang baik dan menggugah semangat bapak-bapak dan ibu-ibu peserta.

Posted by trie on January 8th, 2009 .
Filed under: Kegiatan | No Comments »